2022/09/10

Ada tempat dimana

Ada tempat dimana saya tumbuh besar menjadi juara, ada tempat dimana saya tumbuh kembang menjadi dewasa, pun ada tempat dimana saya tumbuh kerdil menjadi liliput. Menyusut menjadi tulang-belulang bergerak yang tak tau kemana akan melangkah.

Rasanya sudah lama sekali saya mengabaikan perasaan ini. Selalu berpikir bahwa dunia sangat baik dan yang saya jalani sekarang sudahlah sangat ajaib. 23 tahun dan berdikari. Saya punya kemampuan untuk memenuhi kebutuhan saya sendiri. Dengan kerja keras. Dengan keringat dan air mata. Dengan tawa dan canda. Even so, saya juga punya kemampuan untuk memenuhi sedikit kebutuhan orang-orang terdekat saya. Membuat mereka bahagia. Membuat mereka merasa dicinta.

But life will only make you feel enough for a short time.

Hari ini saya akan merangkul semua kesedihan yang selama ini selalu saya tutup-tutupi. Selalu saya sembunyikan dengan tameng “aku bahagia kok, I dont need anyone else”. And today I have to admit, it was all bullshit.

Disini rasanya terlalu sepi. Sunyi, hening, hampa. Bukan karena orang-orangnya. Bukan karena wilayahnya. Tapi karena saya, yang masih belum bertemu dengan orang yang bisa saya ceritakan keseharian saya. Atau mungkin saya pernah bertemu, tapi kehilangan orangnya. Atau mungkin saya tidak kehilangan, tapi memang dia yang memilih untuk pergi. Atau mungkin bukan dia yang memilih pergi, tapi saya yang tidak menjaganya.

Terlalu rumit untuk diceritakan panjang lebar, tapi singkatnya saya butuh kamu. untuk saya perdengarkan bagaimana hari saya berjalan, seperti apa bumi saya berputar, sekejam apa semesta yang saya jalani, seindah apa langit tempat saya berdiri. Saya butuh kamu, untuk sekedar berbagi cerita tentang pahit-manis dunia. Untuk sekedar berbagi hangat melalui peluk yang nyata.

Saya rangkul sepi ini. Saya dekap sunyi ini. Semoga dengan cepat kan berganti.

Ada tempat dimana semua hanyalah tawa dan yang saya rasa hanyalah cinta.  Tapi tempatnya 200km dari sini. 6 jam perjalanan darat, dengan ongkos 150 rb untuk sekali jalan.

Ada tempat dimana semua adalah hangat, nyaman, dan penuh kasih. Tapi belum saya temui dimana letaknya. Masih terus dalam pencarian. Masih terus dibawa dalam setiap untaian doa.